Cara

Cara Mencairkan DPLK Setelah Pensiun (Panduan 2026)

Perkiraan 8 menit baca Bagikan ↓
Ilustrasi mencairkan DPLK setelah pensiun dengan dokumen manfaat dan booklet DPLK.

Cara Mencairkan DPLK Setelah Pensiun (Panduan 2026)

Diperbarui 22 September 2026 · Redaksi Pensiun.Pro · Waktu baca 7 menit

Resume

Manfaat DPLK tidak selalu bisa diambil sekaligus. Aturannya: 20% dari manfaat pensiun dapat dibayarkan sekaligus, sedangkan 80% sisanya wajib dibelikan anuitas seumur hidup bila nilainya di atas Rp500 juta. Bila 80% itu sama dengan atau kurang dari Rp500 juta, seluruh manfaat dapat dibayarkan sekaligus. Usia pensiun yang berlaku untuk Anda adalah usia yang Anda pilih di awal kepesertaan, bukan aturan umum. Ajukan klaim ke pengelola DPLK Anda, dan bila saldo Anda masuk kategori wajib anuitas, bandingkan simulasi dari beberapa perusahaan asuransi jiwa sebelum menandatangani.

Yang perlu diluruskan: dana Anda tidak ditahan, melainkan diubah bentuknya

Ini keluhan yang paling sering muncul di meja pengelola DPLK: peserta merasa uangnya ditahan karena tidak bisa diambil sekaligus. Yang sebenarnya terjadi berbeda. Aturan mewajibkan sebagian besar manfaat pensiun dengan nilai besar dibelikan anuitas seumur hidup, yaitu produk asuransi jiwa yang membayar Anda secara berkala sampai akhir hayat. Uang itu tetap milik Anda, hanya berubah dari satu transfer besar menjadi aliran bulanan.

Maksud aturannya masuk akal kalau dilihat dari sisi risiko: dana pensiun yang cair sekaligus dalam jumlah besar kerap habis jauh lebih cepat daripada usia pemiliknya. Anda boleh tidak menyukai aturan ini, tapi memahaminya membuat Anda berhenti mencari celah dan mulai memilih anuitas yang paling menguntungkan.

Hitung dulu, saldo Anda masuk kategori yang mana

Satu perhitungan sederhana menentukan seluruh pengalaman Anda. Ambil saldo manfaat pensiun Anda, hitung 80% dari angka itu, lalu bandingkan dengan Rp500 juta.

Dua skenario pencairan DPLK
Bila 80% saldo manfaatYang terjadiArtinya bagi Anda
Sama dengan atau kurang dari Rp500 jutaManfaat pensiun dapat dibayarkan sekaligusAnda menerima seluruhnya, dan bertanggung jawab penuh mengaturnya
Lebih dari Rp500 juta20% dibayar sekaligus, 80% wajib dibelikan anuitas seumur hidupAnda menerima sebagian di awal, sisanya menjadi penghasilan bulanan

Contohnya begini. Saldo manfaat Rp500 juta berarti 80% dari saldo itu Rp400 juta, dan karena masih di bawah ambang, seluruhnya dapat dibayarkan sekaligus. Sementara saldo manfaat Rp800 juta berarti 80% dari saldo itu Rp640 juta, di atas ambang, sehingga Rp160 juta dibayarkan sekaligus dan Rp640 juta dibelikan anuitas. Sebagian pengelola menghitung ambang ini setelah memperhitungkan PPh Pasal 21, jadi tanyakan cara hitung yang dipakai pengelola Anda.

Cara mencairkan DPLK: 5 langkah

1

Cek saldo dan usia pensiun yang Anda pilih dulu

Usia pensiun normal pada DPLK bukan angka baku nasional, melainkan usia yang Anda tetapkan saat mulai menjadi peserta. Ada pula pensiun dipercepat, yang umumnya bisa diambil paling cepat beberapa tahun sebelum usia pensiun normal Anda. Buka dulu saldo dan ketentuan Anda lewat kanal pengelola, entah situs, aplikasi, atau kantor cabang.

Peserta lama, aturan lamaKetentuan usia pensiun normal bagi peserta yang mendaftar sebelum aturan baru berlaku tetap mengacu pada ketentuan yang ditetapkan saat itu. Jangan berasumsi mengikuti aturan terbaru tanpa mengecek peraturan dana pensiun Anda.
2

Hitung apakah saldo Anda wajib dibelikan anuitas

Lakukan perhitungan 80% di atas sebelum Anda membuat rencana apa pun dengan uang itu. Banyak pensiunan sudah menjanjikan sesuatu kepada keluarga, atau sudah menyetujui pembelian, sebelum mengetahui bahwa yang cair di awal cuma seperlima.

3

Bila wajib anuitas, bandingkan dulu perusahaannya

Anuitas adalah produk asuransi jiwa yang memberikan pembayaran berkala kepada Anda atau pihak yang berhak selama jangka waktu tertentu. Sebelum perjanjian ditandatangani, Anda berhak mendapat simulasi perhitungan, dan simulasi itu dimasukkan ke dalam klausul perjanjian antara perusahaan asuransi dan Anda. Dasar ketentuannya bisa Anda baca di tanya jawab POJK Nomor 27 Tahun 2023 yang diterbitkan OJK.

Ini keputusan seumur hidup, jadi jangan buru-buruMinta simulasi dari lebih dari satu perusahaan. Bandingkan besaran bulanan, ketentuan bila Anda meninggal lebih awal, dan apa yang diterima pasangan Anda. Sebagian pengelola dana pensiun menyatakan tidak bekerja sama dengan perusahaan anuitas mana pun dan mempersilakan peserta mencari sendiri, jadi pilihan ada di tangan Anda.
4

Ajukan klaim ke pengelola DPLK Anda

Setiap pengelola punya formulir dan daftar dokumennya sendiri, biasanya kartu peserta, KTP, Kartu Keluarga, surat keterangan berhenti bekerja atau SK pensiun, dan buku rekening. Ketentuan detailnya mengikuti peraturan dana pensiun masing-masing, jadi minta daftar resminya, jangan mengandalkan daftar dari internet.

Tanpa SK pemberhentian, klaim tidak bisa diprosesSebagian pengelola menyatakan terang-terangan bahwa klaim tidak dapat diproses bila peserta belum punya SK pemberhentian dari perusahaan. Urus itu lebih dulu ke bagian SDM tempat Anda bekerja.
5

Periksa pajak dan biaya yang dipotong

Manfaat pensiun yang dibayarkan sekaligus merupakan objek PPh Pasal 21 yang bersifat final, dan pemotongannya dilakukan oleh lembaga yang membayarkan. Periksa juga biaya pengelolaan dan biaya lain yang tercantum di peraturan dana pensiun Anda, termasuk biaya perubahan pilihan investasi bila Anda pernah mengubahnya.

DPLK, DPPK, dan program wajib: jangan tertukar

Siapa mengelola apa
ProgramDikelola olehSifat kepesertaan
DPLKBank, asuransi jiwa, atau manajer investasi yang berizin OJKSukarela, perorangan maupun lewat pemberi kerja
DPPKPemberi kerja sebagai pendiri, untuk karyawannya sendiriInternal perusahaan
JHT dan Jaminan PensiunBPJS KetenagakerjaanWajib bagi pekerja
Taspen dan AsabriBUMN untuk pegawai negeri serta TNI dan PolriWajib sesuai status kepegawaian

Pembagian peran ini dijelaskan OJK dalam tanya jawab dana pensiun pasca UU P2SK. Banyak pensiunan memiliki lebih dari satu di antaranya sekaligus, dan itu wajar. Pastikan Anda tahu persis ada berapa kantong yang Anda punya, karena masing-masing punya kanal klaim dan syarat yang berbeda. Untuk kantong BPJS Ketenagakerjaan, langkahnya kami tulis di panduan cara mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan setelah pensiun.

Kalau saldo Anda kecil, aturan itu justru berpihak pada Anda

Ini bagian jujurnya, dan arahnya mungkin mengejutkan. Peserta dengan saldo besar sering kesal karena wajib anuitas. Peserta dengan saldo kecil justru menerima semuanya sekaligus, dan di situlah risikonya berada.

Hitung saja. Saldo Rp200 juta yang cair penuh terasa seperti kemenangan. Tapi kalau pemasukan bulanan Anda Rp3 juta sementara pengeluaran rumah tangga Rp6 juta, selisih Rp3 juta per bulan menghabiskan uang itu dalam waktu sekitar lima setengah tahun. Sementara peserta yang saldonya dibelikan anuitas justru mendapat aliran bulanan yang tidak bisa habis mendadak.

Jadi bila saldo Anda cair penuh, tugas Anda sekarang adalah membuat sendiri apa yang dilakukan anuitas: mengubah satu tumpukan uang menjadi aliran bulanan, tanpa menggerogoti pokoknya. Cara menghitung angkanya ada di panduan cara menghitung kebutuhan bulanan pensiunan.

Anuitas mengubah tumpukan jadi aliran. Aset Anda bisa melakukan hal yang sama.

Menambah pokok sudah tidak mungkin di usia ini, dan mengejar imbal hasil tinggi berarti mempertaruhkan uang yang tidak bisa Anda kumpulkan lagi. Yang tersisa satu jalan aman, yaitu menambah pemasukan dari barang yang sudah Anda punya dan sekarang cuma diam.

Itu isi panduan digital Cuan dari Aset: cara menyewakan kamar kosong, rumah, kendaraan, garasi, sampai keahlian Anda sendiri, dengan target Rp500 ribu sampai Rp2 juta per bulan tanpa modal tambahan. Di dalamnya ada daftar 20 keahlian yang bisa dijual mulai bulan ini lengkap dengan tarif dan pembelinya, plus laporan lima kawasan kampus di Jawa tempat satu kamar kos menghasilkan Rp3 juta sampai Rp6,5 juta per bulan.

Lihat Cuan dari Aset

File digital, dikirim ke email setelah pembayaran. Hasilnya bergantung pada aset dan lokasi Anda, jadi angka di atas kisaran wajar, bukan janji. Kami tidak menjual produk investasi dan tidak menerima komisi dari lembaga keuangan mana pun.

Langkah berikutnya

Kalau Anda belum pensiun, buka peraturan dana pensiun Anda sekarang dan catat dua hal: usia pensiun normal yang Anda pilih, dan saldo terakhir. Kalau sudah pensiun, kerjakan perhitungan 80% sebelum membuat rencana apa pun. Dan kalau Anda juga peserta BPJS Ketenagakerjaan, ingat bahwa JHT dan Jaminan Pensiun berjalan di jalur terpisah dari DPLK, dengan syarat usia yang berbeda pula.

Tentang panduan ini

Disusun Redaksi Pensiun.Pro dan diperiksa terhadap dokumen resmi Otoritas Jasa Keuangan mengenai penyelenggaraan usaha dana pensiun dan dana pensiun pasca UU P2SK. Prosedur bisa berbeda antarinstansi dan berubah sewaktu-waktu. Menemukan yang tidak sesuai? Beri tahu kami.

Sumber rujukan

Diperiksa terhadap kanal resmi, bukan artikel pihak ketiga:

  1. Otoritas Jasa Keuangan: tanya jawab POJK Nomor 27 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan usaha dana pensiun, dasar ketentuan pembayaran manfaat sekaligus dan anuitas.
    https://www.ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/Penyelenggaraan-Usaha-Dana-Pensiun/FAQ%20POJK%2027%20Tahun%202023%20Penyelenggaraan%20Usaha%20Dana%20Pensiun.pdf
  2. Otoritas Jasa Keuangan: tanya jawab dana pensiun pasca UU P2SK, termasuk perbedaan DPLK dan DPPK serta ketentuan usia pensiun normal bagi peserta lama.
    https://www.ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/FAQ-Pengembangan-dan-Penguatan-Sektor-Keuangan-(UU-PPSK)/FAQ%20Dana%20Pensiun%20Pasca%20UU%20PPSK.pdf

Ketentuan tiap dana pensiun berbeda dan diatur dalam peraturan dana pensiun masing-masing. Untuk kepastian atas saldo Anda, hubungi pengelola DPLK tempat Anda terdaftar. Halaman ini terakhir diperiksa 22 September 2026.

Pensiun.Pro adalah media independen dan tidak berafiliasi dengan Otoritas Jasa Keuangan, pengelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan maupun instansi pemerintah mana pun. Informasi di sini panduan umum, bukan pengganti keterangan resmi instansi terkait, dan bukan nasihat investasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah saldo DPLK bisa diambil sekaligus?

Tergantung nilainya. Sebesar 20% dari manfaat pensiun dapat dibayarkan sekaligus, sedangkan 80% sisanya wajib dibelikan anuitas seumur hidup bila nilainya di atas Rp500 juta. Bila 80% itu sama dengan atau kurang dari Rp500 juta, manfaat dapat dibayarkan seluruhnya sekaligus.

Apa itu anuitas seumur hidup?

Anuitas adalah produk asuransi jiwa yang memberikan pembayaran berkala kepada peserta atau pihak yang berhak selama jangka waktu yang ditentukan. Sebelum perjanjian ditandatangani, peserta berhak mendapat simulasi perhitungan, dan simulasi itu dimasukkan ke dalam klausul perjanjian.

Siapa yang memilih perusahaan anuitasnya?

Umumnya peserta. Sebagian pengelola dana pensiun menyatakan tidak memiliki kerja sama dengan DPLK atau perusahaan asuransi mana pun dan mempersilakan peserta mencari sendiri. Karena ini keputusan jangka panjang, mintalah simulasi dari lebih dari satu perusahaan sebelum memutuskan.

Usia berapa saya bisa mencairkan DPLK?

Mengikuti usia pensiun normal yang Anda pilih sendiri di awal kepesertaan, bukan aturan umum. Ada juga skema pensiun dipercepat yang umumnya bisa diambil beberapa tahun sebelum usia pensiun normal. Periksa peraturan dana pensiun Anda, karena peserta lama mengikuti ketentuan yang berlaku saat mereka mendaftar.

Dokumen apa yang dibutuhkan untuk klaim DPLK?

Biasanya formulir klaim, kartu peserta, KTP, Kartu Keluarga, surat keterangan berhenti bekerja atau SK pensiun, dan buku rekening. Daftar tepatnya mengikuti peraturan dana pensiun masing-masing pengelola, jadi minta daftar resminya. Tanpa SK pemberhentian, sebagian pengelola tidak dapat memproses klaim.

Apakah manfaat DPLK dipotong pajak?

Ya. Manfaat pensiun yang dibayarkan sekaligus merupakan objek PPh Pasal 21 yang bersifat final dan dipotong oleh lembaga yang membayarkan. Selain pajak, periksa juga biaya pengelolaan dan biaya lain yang tercantum dalam peraturan dana pensiun Anda.

Bagikan bacaan ini

Kirim kepada keluarga atau teman yang mungkin membutuhkannya.

Produk Terbaru dari Toko Pensiun Pro

Alat dan panduan pilihan untuk menemani masa pensiun Bapak dan Ibu — langsung dari Toko Pensiun Pro.

Lihat semua produk di Toko Pensiun Pro ↗