Cara

Cara Menghitung THT Taspen: Telusuri Asal Angka Anda, Lalu Cocokkan dengan Estimasi Taspen

Perkiraan 12 menit baca Bagikan ↓
Ilustrasi kalkulator dan rumus THT Taspen 0,60 × masa iur × P2 untuk pensiunan PNS dengan warna navy dan teal — pensiun.pro

Cara Menghitung THT Taspen: Telusuri Asal Angka Anda, Lalu Cocokkan dengan Estimasi Taspen

Diperbarui 6 Oktober 2026 oleh Redaksi Pensiun.Pro. Waktu baca sekitar 12 menit.

Resume

THT PNS di Taspen dihitung dengan rumus PMK 128/2016: 0,60 × masa iur × penghasilan sebulan, lalu ditambah SI dan HP yang dihitung Taspen. Bagi PNS yang mulai menjadi peserta sejak 1 Januari 2001, rumusnya cukup satu suku, yaitu 0,60 × masa iur × P2. Hasilnya tidak boleh kurang dari 1 kali P2, dan paling kecil Rp3.000.000. Angka di Taspen Mobile adalah estimasi, sedangkan hak yang sebenarnya mengikuti SK dan data KPPG. Jadi selisih kecil antara hitungan Anda dan Taspen itu wajar.

Dasar aturanPMK 128/2016.
Masuk 2001 ke atas0,60 × masa iur × P2.
Batas minimum1 × P2, paling kecil Rp3.000.000.
Estimasi resmiTaspen Mobile v.2 atau TOOS.

Hampir semua halaman tentang topik ini berhenti di rumus, lalu pembacanya dibiarkan sendirian dengan huruf-huruf seperti MI1, P2, dan SI. Padahal yang Anda tanyakan sebenarnya lain: kalau data saya seperti ini, kira-kira dapat berapa, angka apa saja yang dipakai, dan kenapa hitungan saya bisa beda dari angka Taspen?

Karena itu halaman ini kami susun sebagai alat untuk mencocokkan angka. Anda isi data satu per satu, kalkulator menunjukkan asal setiap angka, lalu Anda bandingkan dengan estimasi resmi Taspen. Kalau ada selisih, ada daftar pemeriksaan supaya Anda tahu harus mulai mencari dari mana, dan tidak langsung menyimpulkan ada yang salah hitung.

Apa itu THT, dan dari mana uangnya

THT adalah Tabungan Hari Tua, yaitu uang yang dibayarkan sekaligus ketika PNS pensiun. Dalam peraturan, manfaat ini disebut manfaat Asuransi Dwiguna. Ia berbeda dari pensiun bulanan: THT cair sekali, pensiun cair tiap bulan.

Selama bekerja, penghasilan Anda dipotong untuk iuran. Menurut pemberitaan Bisnis, potongan itu terdiri dari 4,75 persen untuk iuran pensiun, 2 persen untuk pemeliharaan kesehatan, dan 3,25 persen untuk THT. Cara mencairkannya setelah angkanya ketemu kami bahas terpisah di panduan mencairkan THT Taspen. Halaman ini fokus ke satu pertanyaan: berapa angkanya, dan dari mana.

Iuran bukan sama dengan THT yang diterima

Banyak orang menjumlahkan potongan 3,25 persen dari slip gaji lalu heran kenapa hasilnya tidak cocok. Memang tidak akan cocok, karena rumus THT tidak menjumlah potongan.

Yang Anda bayar
3,25 persen dari penghasilan sebulan, setiap bulan. Dalam setahun itu 12 × 3,25 persen, atau 39 persen dari penghasilan sebulan.
Yang dihitung rumus
0,60 kali penghasilan sebulan untuk setiap tahun masa iur, atau 60 persen per tahun.
Contoh perbandingan
Dengan penghasilan Rp5.000.000 selama 25 tahun, potongan 3,25 persen berjumlah sekitar Rp48.750.000 kalau angkanya dianggap tetap. Rumus menghasilkan Rp75.000.000. Angka potongan hanya untuk perbandingan, sebab penghasilan Anda dulu tentu lebih kecil.

Total potongan di slip ≠ THT yang diterima

Tes 4A THT: empat lapisan untuk menemukan angka Anda

Setiap selisih THT hampir selalu berasal dari satu dari empat lapisan ini. Semuanya berawalan A, jadi gampang diingat.

  1. Angka dasar. Penghasilan apa yang masuk hitungan? Gaji pokok, tunjangan suami atau istri, dan tunjangan anak. Tunjangan lain tidak ikut.
  2. Akumulasi masa. Berapa masa iur yang benar-benar dihitung? Ini bisa beda dari lama Anda bekerja.
  3. Aturan formula. Rumus mana yang berlaku untuk periode kepesertaan Anda? Satu suku atau dua suku.
  4. Angka akhir. Berapa estimasinya, dan apa yang membuat nominal aktual berbeda dari estimasi?

Data yang Anda butuhkan

Siapkan SK, slip gaji terakhir, dan buka data kepesertaan Anda di Taspen. Berikut istilah yang akan Anda temui, sesuai definisi di PMK 128/2016.

SimbolArtinyaAmbil dari
MI1Masa iur dari awal Anda menjadi peserta sampai berhenti, dalam tahun.Data kepesertaan Taspen
MI2Masa iur dari 1 Januari 2001 sampai berhenti, dalam tahun.Data kepesertaan Taspen
P1Penghasilan sebulan terakhir sebelum berhenti: gaji pokok, tunjangan suami atau istri, dan tunjangan anak.SK dan data Taspen
P2Penghasilan sebulan dengan komponen yang sama, berdasarkan PP 30/2015, dan menjadi dasar potongan iuran.SK dan data Taspen
SISelisih iuran bila dihitung dengan tabel gaji terbaru dibanding PP 30/2015.Dihitung Taspen
HPHasil pengembangan dari SI pada tingkat bunga tertentu.Dihitung Taspen

Perhatikan dua baris terakhir. SI dan HP tidak bisa Anda hitung dari slip gaji, hanya Taspen yang punya datanya. Itulah alasan pertama kenapa hitungan sendiri hampir selalu sedikit berbeda dari estimasi resmi.

Rumus Anda pakai periode mana?

Rumus untuk PNS yang berhenti pada atau setelah 1 Januari 2017 punya dua bentuk, tergantung kapan Anda mulai menjadi peserta.

Kelompok AndaRumusCara baca
Mulai sebelum 1 Januari 2001{0,60 × MI1 × P1} + {0,60 × MI2 × (P2 − P1)} + (SI + HP)Dua suku, karena masa iur dibagi dua periode.
Mulai 1 Januari 2001 atau sesudahnya{0,60 × MI1 × P2} + (SI + HP)Satu suku. P1 diganti P2 dan MI2 diganti MI1.

Rumus tadi dalam bahasa manusia

0,60
Setiap tahun masa iur dihargai 60 persen dari penghasilan sebulan.
MI1 × P1
Seluruh masa iur Anda dihargai dengan penghasilan P1 lebih dulu.
MI2 × (P2 − P1)
Tahun-tahun sejak 2001 ditambah selisih antara P2 dan P1, sehingga akhirnya dihargai dengan P2.
SI + HP
Tambahan dari Taspen karena tabel gaji sudah naik setelah PP 30/2015.
Batas minimum
Bila hasilnya lebih kecil, Anda tetap menerima 1 kali P2, dan tidak kurang dari Rp3.000.000.

PMK 23/2023 yang berlaku sejak 1 April 2023 mengubah definisi dan nilai santunan kematian, tetapi tidak mengubah rumus manfaat utama ini. Naskah resminya bisa dibaca di salinan PMK 128/2016 di peraturan.go.id.

Diagram alur dari atas ke bawah. Data Anda, yaitu masa iur dan penghasilan sebulan, dimasukkan ke rumus PMK 128/2016 dan menghasilkan angka hitungan Anda. Taspen menambahkan SI dan HP. Hasilnya muncul sebagai estimasi di Taspen Mobile. Estimasi itu disesuaikan dengan SK dan data KPPG, lalu menjadi nominal di rekening yang bisa berbeda dari estimasi. Data Anda masa iur (MI1, MI2) dan penghasilan sebulan (P1, P2) Rumus PMK 128/2016 0,60 × masa iur × penghasilan sebulan Angka hitungan Anda sebelum SI dan HP Ditambah SI dan HP dihitung Taspen, tidak bisa Anda tebak dari slip gaji Estimasi di Taspen Mobile atau TOOS angka resmi, tetapi tetap berstatus estimasi Disesuaikan dengan SK dan data KPPG inilah yang menentukan hak Anda yang sebenarnya Nominal di rekening bisa berbeda dari estimasi, dan pajak bisa memotongnya
Gambar 1. Dari rumus ke rekening. Kotak bergaris putus adalah tahap yang ada di tangan Taspen dan SK Anda, bukan di tangan kalkulator.

Contoh hitung langkah demi langkah

Dua contoh berikut memakai angka karangan untuk latihan. Angka sebenarnya tersedia di data kepesertaan Anda. SI dan HP kami anggap nol karena hanya Taspen yang tahu nilainya.

Contoh A: mulai 2002, berhenti 2026Contoh B: mulai 1995, berhenti 2026
DataMI1 24 tahun, P2 Rp5.200.000MI1 31, MI2 26, P1 Rp4.100.000, P2 Rp5.200.000
Suku pertama0,60 × 24 × Rp5.200.000 = Rp74.880.0000,60 × 31 × Rp4.100.000 = Rp76.260.000
Suku keduaTidak ada0,60 × 26 × Rp1.100.000 = Rp17.160.000
JumlahRp74.880.000Rp93.420.000
Cek minimumLebih dari Rp5.200.000, lolosLebih dari Rp5.200.000, lolos

Perhatikan contoh B. Suku kedua kecil karena hanya menghitung selisih P2 dan P1 untuk periode sejak 2001. Kalau Anda lupa suku kedua, hasil Anda akan terlihat jauh lebih rendah dari estimasi Taspen, dan Anda mengira Taspen salah.

Kalkulator THT: lihat asal setiap angka

Pilih kelompok Anda, isi datanya, dan perhatikan setiap baris hasilnya. Kalau Anda sudah punya angka dari Taspen Mobile, isi di kolom terakhir untuk langsung melihat selisihnya.

32 tahun 6 bulan ditulis 32,5.
Hanya Taspen yang tahu angkanya. Kosongkan kalau belum ada.
Suku pertama0,60 × 25 tahun × Rp5.000.000Rp75.000.000
Suku keduaTidak berlaku untuk peserta sejak 2001Rp0
SI ditambah HPDari TaspenRp0
Jumlah menurut rumusRp75.000.000
Batas minimum1 × P2, paling kecil Rp3.000.000Rp5.000.000
Estimasi THT AndaRp75.000.000

Angka ini belum memuat SI dan HP dari Taspen. Cocokkan dengan estimasi resmi sebelum Anda memakainya untuk rencana.

Bandingkan dengan estimasi resmi Taspen

Taspen menyediakan layanan Estimasi Manfaat THT dan Pensiun. Anda bisa membukanya sendiri lewat aplikasi TASPEN Mobile v.2 atau situs TOOS di tos.taspen.co.id. Perhatikan catatan resmi di halaman layanan Taspen: nominal di aplikasi adalah estimasi, dan hak yang akan diterima disesuaikan dengan SK serta data KPPG.

Artinya, angka di aplikasi bukan janji pembayaran. Ia lebih mirip perkiraan yang paling dekat dengan data yang tercatat saat itu. Karena hitungan Anda juga estimasi, dua estimasi yang berbeda sedikit bukan alasan untuk cemas. Yang perlu diperiksa adalah selisih yang besar.

Kenapa hasil saya beda? Troubleshooter

Telusuri dari atas ke bawah. Berhenti di pertanyaan pertama yang jawabannya tidak cocok, lalu cek bagian itu dulu.

Lima pertanyaan berurutan. Pertama, apakah masa iur sama dengan data Taspen; bila tidak, cek data kepesertaan. Kedua, apakah penghasilan dasar sama dengan SK; bila tidak, cek SK dan data KPPG. Ketiga, apakah rumus sesuai periode Anda. Keempat, apakah SI dan HP sudah masuk hitungan. Kelima, apakah estimasi sama tetapi rekening berbeda; estimasi memang bukan pembayaran. Bila masih berbeda jauh, hubungi Call Center Taspen 1500919. Masa iur sama dengan data Taspen? Kalau beda: cek data kepesertaan, yaitu tanggal mulai dan masa iur MI1 serta MI2. Penghasilan dasar sama dengan SK? Kalau beda: cek SK dan data KPPG, lalu pastikan P1 dan P2 yang Anda pakai benar. Rumus sesuai periode Anda? Mulai sebelum 2001 butuh dua suku. Mulai 2001 atau sesudahnya cukup satu suku. SI dan HP sudah masuk hitungan? Kalau belum, itu salah satu sebab selisih. Anda tidak bisa menghitungnya sendiri. Estimasi sama, tetapi rekening beda? Estimasi memang bukan pembayaran. Hak final mengikuti SK dan data KPPG, lalu pajak. Masih beda jauh? Hubungi Call Center Taspen 1500919 dengan data dari kalkulator dan SK Anda.
Gambar 2. Urutan memeriksa selisih. Mulai dari data milik Anda sendiri, baru ke faktor yang dipegang Taspen.
GejalaKemungkinan sebabYang dicek
Hitungan Anda jauh lebih kecilSuku kedua atau SI dan HP belum dimasukkan.Kelompok Anda, lalu minta angka SI dan HP lewat Taspen.
Hitungan Anda lebih besarMasa iur terlalu panjang, atau penghasilan yang dipakai lebih besar dari P2.Masa iur di data Taspen, dan komponen penghasilan: tunjangan lain tidak ikut.
Angka aplikasi berubah dari waktu ke waktuData kepesertaan atau penghasilan yang tercatat ikut diperbarui.Tanggal estimasi dan data terakhir yang tercatat.
Rekening lebih kecil dari estimasiEstimasi bukan pembayaran, dan pajak bisa memotong. THT yang dibayar sekaligus umumnya dikenai PPh 21 final, 0 persen sampai Rp50 juta dan 5 persen di atasnya (PP 68/2009).Tanyakan ke Taspen bagaimana aturan pajak berlaku untuk kasus Anda.

Lima langkah supaya angkanya terjamin cocok

1

Siapkan data

Kumpulkan SK, slip gaji terakhir, dan data kepesertaan dari Taspen Mobile. Catat MI1, MI2, P1, dan P2 bila ada.

2

Pilih rumus sesuai periode

Mulai sebelum 2001 berarti dua suku. Mulai 2001 atau sesudahnya berarti satu suku.

3

Hitung dan lihat setiap barisnya

Pakai kalkulator di atas. Perhatikan suku pertama, suku kedua, dan batas minimum, jangan hanya angka akhir.

4

Bandingkan dengan estimasi Taspen

Buka Taspen Mobile v.2 atau tos.taspen.co.id, lalu masukkan angka estimasinya ke kolom perbandingan.

5

Telusuri selisih dengan urutan yang benar

Mulai dari masa iur, lalu penghasilan dasar, lalu rumus. Baru terakhir pertimbangkan SI, HP, dan pajak. Kalau tetap jauh, hubungi Call Center Taspen di 1500919.

Sumber rujukan

Diperiksa pada 6 Oktober 2026. Aturan dan layanan Taspen bisa berubah, jadi periksa tanggal pembaruan di atas.

  1. PMK 128/PMK.02/2016 tentang manfaat Asuransi Dwiguna dan Asuransi Kematian PNS, peraturan.go.id: https://peraturan.go.id/files/bn1241-2016.pdf
  2. PMK 23 Tahun 2023 tentang perubahan PMK 128/2016, peraturan.go.id: https://peraturan.go.id/files/permenkeu-no-23-tahun-2023.pdf
  3. Taspen, layanan Estimasi Manfaat THT dan Pensiun: https://www.taspen.co.id/produk-layanan/layanan-lainnya
  4. TASPEN Online Services (TOOS): https://tos.taspen.co.id/
  5. Bisnis, rincian iuran PNS ke Taspen (4,75 persen, 2 persen, 3,25 persen): https://finansial.bisnis.com/read/20200205/215/1197772/bp-jamsostek-jelaskan-penyebab-uang-pensiun-lebih-rendah-dibanding-taspen-
  6. RRI, layanan Taspen untuk melihat estimasi hak pensiun sejak masih aktif: https://rri.co.id/tanjungpinang/regional/2634409/taspen-asn-kini-bisa-cek-estimasi-hak-pensiun-sejak-masih-aktif
  7. DDTCNews, PPh 21 final atas uang manfaat pensiun yang dibayarkan sekaligus: https://news.ddtc.co.id/literasi/kelas-pajak/1814513/pph-pasal-21-final-atas-uang-manfaat-pensiun-yang-dibayarkan-sekaligus
  8. PP 68 Tahun 2009 tentang tarif PPh Pasal 21 atas penghasilan berupa uang pesangon, uang manfaat pensiun, THT, dan JHT: https://peraturan.bpk.go.id/Download/36688/PP_No_68_2009.pdf

Catatan: jika ada ketidaksesuaian data, silakan berdiskusi dengan menghubungi kami. Terima kasih.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana rumus menghitung THT PNS di Taspen?

Untuk PNS yang berhenti pada atau setelah 1 Januari 2017, PMK 128/2016 memakai rumus {0,60 × MI1 × P1} + {0,60 × MI2 × (P2 − P1)} + (SI + HP). Bagi peserta yang mulai sejak 1 Januari 2001, rumusnya menjadi {0,60 × MI1 × P2} + (SI + HP). Hasilnya tidak boleh kurang dari 1 kali P2 dan paling kecil Rp3.000.000.

Apa arti MI1, MI2, P1, P2, SI, dan HP?

MI1 adalah masa iur sejak menjadi peserta sampai berhenti, dan MI2 adalah masa iur sejak 1 Januari 2001. P1 dan P2 adalah penghasilan sebulan terakhir yang terdiri dari gaji pokok, tunjangan suami atau istri, dan tunjangan anak, dengan P2 berdasarkan PP 30/2015 dan menjadi dasar potongan iuran. SI adalah selisih iuran bila dihitung dengan tabel gaji terbaru, dan HP adalah hasil pengembangan SI.

Berapa iuran THT yang dipotong dari gaji PNS?

Menurut pemberitaan Bisnis, potongan PNS ke Taspen terdiri dari 4,75 persen untuk iuran pensiun, 2 persen untuk pemeliharaan kesehatan, dan 3,25 persen untuk tabungan hari tua. Jadi iuran THT adalah 3,25 persen dari penghasilan sebulan, setiap bulan.

Apakah THT sama dengan jumlah semua iuran yang saya bayar?

Tidak. THT dihitung dengan rumus PMK 128/2016, yaitu 0,60 kali penghasilan sebulan untuk setiap tahun masa iur, bukan dengan menjumlah potongan 3,25 persen. Karena itu total potongan di slip gaji tidak akan sama dengan THT yang diterima.

Berapa THT minimal yang diterima PNS?

Menurut PMK 128/2016, manfaat Asuransi Dwiguna paling sedikit 1 kali P2, dengan ketentuan tidak boleh kurang dari Rp3.000.000. Bila hasil rumus lebih kecil, yang dibayar adalah batas minimum itu.

Apakah PMK 23/2023 mengubah rumus THT?

Tidak untuk rumus manfaat utamanya. PMK 23/2023, yang berlaku sejak 1 April 2023, mengubah definisi dan nilai santunan kematian, tetapi rumus manfaat Asuransi Dwiguna tetap mengikuti PMK 128/2016.

Kenapa hitungan saya berbeda dari estimasi Taspen?

Taspen menyatakan angka di aplikasi adalah estimasi, dan hak yang diterima disesuaikan dengan SK serta data KPPG. Periksa urutan ini: masa iur, penghasilan dasar, rumus sesuai periode kepesertaan, lalu SI dan HP yang hanya Taspen yang bisa menghitungnya. Selisih kecil adalah hal yang wajar.

Di mana saya bisa melihat estimasi THT resmi dari Taspen?

Lewat aplikasi TASPEN Mobile v.2 atau situs TOOS di tos.taspen.co.id. Bila selisihnya besar dan sudah Anda telusuri, hubungi Call Center Taspen di 1500919.

Bagikan bacaan ini

Kirim kepada keluarga atau teman yang mungkin membutuhkannya.

Produk Terbaru dari Toko Pensiun Pro

Alat dan panduan pilihan untuk menemani masa pensiun Bapak dan Ibu — langsung dari Toko Pensiun Pro.

Lihat semua produk di Toko Pensiun Pro ↗