Dana

Uang Pensiun Taruh di Deposito atau SBN? Perbandingan Jujur 2026

Perkiraan 10 menit baca Bagikan ↓
Ilustrasi perbandingan deposito dan SBN untuk uang pensiun — pensiun.pro

Uang Pensiun Taruh di Deposito atau SBN? Perbandingan Jujur untuk Pensiunan (2026)

Diperbarui 24 September 2026 oleh Redaksi Pensiun.Pro. Waktu baca sekitar 11 menit.

Resume

Untuk uang pensiun, jawabannya biasanya keduanya, dengan tugas berbeda: deposito untuk dana darurat dan cadangan yang harus bisa diambil cepat, SBN ritel untuk sumber pendapatan bulanan. Per September 2026, Sukuk Ritel SR025 memberi imbalan 6,8% per tahun dengan pajak 10%, sementara bunga deposito bank umum yang dijamin LPS paling tinggi 3,75% dengan pajak 20%. Artinya Rp100 juta di SBN ritel menghasilkan sekitar Rp510 ribu per bulan, di deposito sekitar Rp250 ribu. SBN dijamin negara tetapi tidak semua seri bisa dicairkan kapan saja, sedangkan deposito lebih lentur tapi hasilnya kalah dari inflasi 3,19%.

Yang perlu diluruskan dulu: ini bukan soal mana yang lebih untung

Kalau hanya dilihat dari angka, SBN ritel menang telak. Imbal hasil bersihnya sekitar dua kali deposito. Tapi pensiunan yang menaruh semua uangnya di SBN bisa kesulitan saat butuh uang mendadak, karena seri SBR dan ST tidak bisa dijual dan hanya bisa dicairkan sebagian pada masa tertentu. Seri ORI dan SR bisa dijual, tetapi harganya bisa di bawah harga beli.

Sebaliknya, pensiunan yang menaruh semua uang di deposito aman dari sisi akses, tetapi hasil bersihnya sekitar 3% setahun, sedikit di bawah inflasi Agustus 2026 yang 3,19%. Nilai uangnya pelan-pelan menyusut. Jadi pertanyaan yang lebih tepat adalah: uang yang mana untuk tugas apa.

Kalkulator: deposito vs SBN untuk uang Anda

Masukkan jumlah uang dan porsi yang ingin Anda taruh di SBN. Kalkulator menghitung pemasukan bulanan bersih setelah pajak dari kedua tempat.

Bandingkan pemasukan bulanan bersih

Pajak bunga deposito 20%, pajak kupon SBN 10%. Angka bunga dan kupon bisa Anda ubah.

Pemasukan bersih per bulan:Rp1.780.000

Perbandingan deposito dan SBN ritel untuk pensiunan

Kondisi per September 2026
HalDeposito bank umumSBN ritel (ORI, SR, SBR, ST)
PenjaminLPS, sampai Rp2 miliar per bank, jika bunga ≤ 3,75%Negara, pokok dan kupon dijamin undang-undang
Hasil kotorUmumnya 2,5% sampai 3,75% per tahun6,8% sampai 7% per tahun untuk seri terbaru, ORI030 dan SR025
Pajak20% final10% final
Hasil bersih dari Rp100 juta± Rp250 ribu per bulan± Rp510 ribu per bulan
Bisa diambil kapan sajaYa, dengan penalti jika sebelum jatuh tempoORI dan SR bisa dijual dengan risiko harga. SBR dan ST hanya pada masa pencairan awal, sebagian
Kapan bisa dibeliKapan sajaHanya pada masa penawaran, atau lewat pasar sekunder untuk ORI dan SR
Melawan inflasi 3,19%Kalah tipisMenang sekitar 3% per tahun
Cocok untukDana darurat dan cadangan tarikPendapatan bulanan dan warisan

Cara membagi uang pensiun: 5 langkah

Prinsip ini berlaku untuk dana apa pun yang cair saat pensiun. Kalau dana Anda berasal dari BPJS, panduan uang JHT sebaiknya digunakan untuk apa membahas urutan lengkapnya.

1

Pisahkan uang yang mungkin dibutuhkan dalam 1 sampai 2 tahun

Hitung dana darurat 6 sampai 12 bulan pengeluaran, ditambah kebutuhan besar yang sudah terlihat seperti biaya pernikahan anak atau perbaikan rumah. Uang ini tempatnya di tabungan dan deposito, karena harus bisa diambil kapan saja tanpa rugi.

2

Pastikan deposito masuk penjaminan LPS

Simpanan dijamin LPS sampai Rp2 miliar per nasabah per bank jika memenuhi syarat 3T: tercatat di pembukuan bank, tingkat bunganya tidak melebihi tingkat bunga penjaminan, dan nasabah tidak menyebabkan bank gagal. Untuk periode 1 Juli sampai 30 September 2026, batas bunganya 3,75% di bank umum dan 6,25% di BPR. Angka periode berikutnya bisa berubah, jadi cek di situs resmi LPS sebelum membuka deposito baru.

TipsDeposito BPR memberi bunga lebih tinggi dan tetap dijamin selama bunganya di bawah batas LPS. Tapi kalau BPR ditutup, uang Anda tertahan beberapa hari sampai klaim dibayar. Taruh dana darurat utama di bank umum.
3

Taruh uang jangka panjang di SBN ritel

Uang yang tidak Anda butuhkan dalam 2 tahun ke depan bisa menjadi “mesin gaji” di SBN ritel. Pokok dan kuponnya dijamin undang-undang, kupon dibayar tiap bulan, dan pembelian mulai Rp1 juta. SR025 memberi 6,8% untuk tenor 3 tahun dan 6,9% untuk 5 tahun. ORI030 yang terbit Juli 2026 memberi 6,9% untuk 3 tahun dan 7% untuk 6 tahun.

4

Pilih jenis SBN sesuai kebutuhan akses

ORI dan SR berkupon tetap dan bisa dijual di pasar sekunder, tetapi harga jualnya bisa naik atau turun. SBR dan ST berkupon mengambang dengan batas bawah, tidak bisa dijual, tetapi bisa dicairkan sebagian lebih awal pada masa yang ditentukan. SBR015 dijadwalkan dibuka 28 September sampai 22 Oktober 2026.

TipsBagi pensiunan, tangga jatuh tempo lebih penting dari kupon tertinggi. Beli beberapa seri dengan jatuh tempo berbeda supaya selalu ada dana yang kembali.
5

Hitung ulang setiap kali deposito atau SBN jatuh tempo

Jangan biarkan deposito diperpanjang otomatis bertahun-tahun. Setiap kali ada yang jatuh tempo, bandingkan lagi dengan kupon SBN seri terbaru dan tingkat bunga penjaminan LPS periode berjalan.

Contoh: Rp400 juta, tiga cara menaruhnya

Pak Agus, 57 tahun, punya Rp400 juta dari JHT dan tabungan. Pengeluarannya Rp6 juta per bulan dan pensiun bulanannya Rp2,5 juta. Ini tiga pilihan yang ia pertimbangkan.

Pemasukan bulanan bersih dari Rp400 juta
PilihanPembagianPemasukan per bulanCatatan
Semua depositoRp400 juta di bank umum 3,75%± Rp1,0 jutaPaling lentur, kalah inflasi
Semua SBNRp400 juta di SBN 6,8%± Rp2,04 jutaHasil tertinggi, tidak ada dana darurat
CampuranRp100 juta deposito, Rp300 juta SBN± Rp1,78 jutaSeimbang antara akses dan hasil

Pilihan campuran memberi Pak Agus hampir semua keuntungan SBN sambil tetap punya dana darurat Rp100 juta. Tapi lihat angkanya dengan jujur: pensiun Rp2,5 juta ditambah Rp1,78 juta masih Rp4,28 juta, sementara kebutuhannya Rp6 juta. Selisih sekitar Rp1,7 juta per bulan tidak bisa ditutup hanya dengan memilih deposito atau SBN yang lebih baik.

Deposito dan SBN menjaga uang Anda. Tapi bunga saja jarang cukup untuk hidup.

Dengan kupon SBN sekitar 6% bersih, butuh sekitar Rp1 miliar untuk menghasilkan Rp5 juta per bulan tanpa mengurangi pokok. Kebanyakan pensiunan tidak punya dana sebesar itu. Yang biasanya mereka punya adalah aset dan keahlian yang belum dipakai: kamar kosong, rumah, kendaraan, garasi, dan pengalaman kerja puluhan tahun.

Panduan Cuan dari Aset membahas cara mengubah aset dan keahlian itu menjadi penghasilan rutin, supaya selisih bulanan tertutup tanpa menggerus pokok deposito dan SBN Anda.

Lihat panduan Cuan dari Aset (Rp99.000)

Produk digital dari Pensiun.Pro. Harga sekali bayar, tanpa langganan.

Jenis SBN ritel: mana yang cocok untuk pensiunan?

Karakter empat jenis SBN ritel
JenisKuponBisa dijualCocok untuk
ORI (konvensional)TetapYa, harga bisa naik atau turunYang ingin kupon pasti dan tetap bisa keluar
SR (syariah)TetapYa, harga bisa naik atau turunSama dengan ORI, dengan akad syariah
SBR (konvensional)Mengambang dengan batas bawahTidak, ada pencairan awal sebagianYang khawatir suku bunga naik
ST (syariah)Mengambang dengan batas bawahTidak, ada pencairan awal sebagianSama dengan SBR, dengan akad syariah

Penjelasan resmi soal kupon mengambang dan pencairan awal SBR bisa Anda baca di FAQ SBR Kementerian Keuangan.

Kesalahan pensiunan saat memilih deposito atau SBN

Yang sering terjadi dan cara menghindarinya
KesalahanAkibatnyaYang lebih aman
Deposito dengan bunga di atas batas LPSSimpanan tidak dijamin jika bank gagalPilih bunga sama atau di bawah tingkat bunga penjaminan
Semua uang di SBR atau STTidak bisa diambil saat daruratSisakan dana darurat di deposito
Menjual ORI atau SR saat harga turunRugi pokokBeli hanya dengan uang yang bisa ditahan sampai jatuh tempo
Membeli “obligasi” dari pihak yang bukan mitra distribusi resmiRisiko penipuanBeli SBN ritel hanya lewat mitra distribusi yang ditunjuk Kemenkeu
Deposito diperpanjang otomatis bertahun-tahunHasil kalah inflasi tanpa disadariEvaluasi setiap jatuh tempo

Langkah berikutnya

Kalau dana Anda berasal dari pesangon, ada satu langkah yang perlu dikerjakan sebelum memilih deposito atau SBN: melunasi utang yang bunganya lebih tinggi dari SBN. Kami membahasnya di panduan uang pesangon pensiun sebaiknya untuk apa.

Pertanyaan yang sering diajukan

Uang pensiun lebih baik ditaruh di deposito atau SBN?

Biasanya keduanya dengan tugas berbeda. Deposito untuk dana darurat dan cadangan yang harus bisa diambil cepat, SBN ritel untuk pendapatan bulanan karena imbal hasil bersihnya sekitar dua kali deposito dan dijamin negara.

Berapa hasil bulanan Rp100 juta di deposito dan SBN?

Per September 2026, Rp100 juta di deposito bank umum berbunga 3,75 persen dengan pajak 20 persen menghasilkan sekitar Rp250 ribu per bulan. Di SBN ritel berkupon 6,8 persen dengan pajak 10 persen menghasilkan sekitar Rp510 ribu per bulan.

Apakah SBN ritel aman untuk pensiunan?

Pokok dan kupon SBN ritel dijamin negara berdasarkan undang-undang, sehingga risiko gagal bayarnya sangat kecil. Risiko yang tetap ada adalah risiko harga jika ORI atau SR dijual sebelum jatuh tempo dan keterbatasan pencairan untuk SBR dan ST.

Berapa batas bunga deposito yang dijamin LPS?

Untuk periode 1 Juli sampai 30 September 2026, tingkat bunga penjaminan LPS adalah 3,75 persen untuk bank umum dan 6,25 persen untuk BPR. Simpanan dengan bunga di atas batas itu tidak dijamin.

Kapan SBN ritel berikutnya bisa dibeli?

Menurut jadwal SBN ritel 2026, SBR015 ditawarkan 28 September sampai 22 Oktober 2026 dan ST017 ditawarkan 6 November sampai 2 Desember 2026.

Apakah SBN bisa dicairkan sebelum jatuh tempo?

ORI dan SR bisa dijual di pasar sekunder setelah masa minimum kepemilikan dengan harga yang bisa naik atau turun. SBR dan ST tidak bisa dijual, tetapi bisa dicairkan sebagian lebih awal pada masa pencairan yang ditentukan pemerintah.

Berapa uang yang dibutuhkan untuk hidup dari kupon SBN saja?

Dengan kupon bersih sekitar 6 persen per tahun, dibutuhkan sekitar Rp1 miliar untuk menghasilkan Rp5 juta per bulan tanpa mengurangi pokok.

Tentang panduan ini

Disusun oleh Redaksi Pensiun.Pro dan diperiksa terhadap data LPS, pengumuman SBN ritel Kementerian Keuangan, jadwal SBN 2026, dan inflasi BPS per September 2026. Aturan, suku bunga, dan tabel bisa berubah, jadi kami meninjau halaman ini setiap kali ada angka baru. Panduan ini bersifat edukasi, bukan nasihat hukum, pajak, atau investasi pribadi. Menemukan angka yang sudah tidak sesuai? Beri tahu kami lewat halaman kontak Pensiun.Pro.

Bagikan bacaan ini

Kirim kepada keluarga atau teman yang mungkin membutuhkannya.

Produk Terbaru dari Toko Pensiun Pro

Alat dan panduan pilihan untuk menemani masa pensiun Bapak dan Ibu — langsung dari Toko Pensiun Pro.

Lihat semua produk di Toko Pensiun Pro ↗