Dana

Uang Pesangon Pensiun Sebaiknya untuk Apa? Urutan Aman 2026

Perkiraan 12 menit baca Bagikan ↓
Ilustrasi panduan penggunaan uang pesangon pensiun — pensiun.pro

Uang Pesangon Pensiun Sebaiknya untuk Apa? Urutan yang Aman untuk Pensiunan (2026)

Diperbarui 24 September 2026 oleh Redaksi Pensiun.Pro. Waktu baca sekitar 12 menit.

Resume

Uang pesangon pensiun sebaiknya dipakai dengan urutan ini: pastikan dulu angka bersihnya setelah pajak, lunasi utang yang bunganya lebih tinggi dari SBN, sisihkan dana darurat 6 sampai 12 bulan, jadikan porsi terbesar sumber pendapatan bulanan di instrumen yang dijamin negara, lalu baru sisakan porsi kecil untuk pertumbuhan dan warisan. Pesangon di atas Rp100 juta kena pajak final 15%, dan bagian di atas Rp500 juta kena 25%, jadi angka yang masuk rekening sering jauh di bawah hitungan kasar. Sebagai patokan September 2026, Rp100 juta di SBN ritel menghasilkan sekitar Rp510 ribu per bulan setelah pajak. Karena itu pesangon hampir selalu perlu ditemani penghasilan lain.

Yang perlu diluruskan dulu: pesangon Anda mungkin lebih kecil dari yang Anda kira

Banyak pensiunan merencanakan hidup dari angka pesangon yang mereka hitung sendiri dari tabel PP 35/2021. Ada dua hal yang sering terlewat. Pertama, pajaknya berlapis. Pesangon dipotong PPh final 0% untuk Rp50 juta pertama, 5% untuk bagian sampai Rp100 juta, 15% untuk bagian sampai Rp500 juta, dan 25% untuk bagian di atas Rp500 juta. Jauh lebih berat dari JHT yang paling tinggi hanya 5%.

Kedua, kalau perusahaan mengikutsertakan Anda dalam program pensiun seperti DPLK, iuran yang dibayar perusahaan boleh diperhitungkan sebagai bagian dari pesangon (Pasal 58 PP 35/2021). Perusahaan hanya wajib membayar selisihnya. Jadi sebelum membagi uang, pegang dulu slip rincian pesangon dari HRD dan angka bersih di rekening. Rencanakan dari angka itu, bukan dari tabel.

Pesangon Anda bertahan berapa lama?

Sebelum membagi, lihat dulu gambaran besarnya. Kami pakai asumsi hasil investasi rata-rata 5% per tahun dan kebutuhan naik 3% per tahun, sedikit di bawah inflasi Agustus 2026 yang 3,19%. Dengan asumsi itu, pesangon bersih Rp300 juta yang dipakai untuk menutup kebutuhan Rp6 juta sebulan habis dalam sekitar 4,5 tahun. Kalau yang diambil hanya Rp3 juta sebulan, bertahan sekitar 9,3 tahun.

Angka ini lebih pendek dari yang dibayangkan kebanyakan orang, karena pesangon jarang sebesar dana pensiun seumur hidup. Hitung angka Anda sendiri di sini. Perhitungan berjalan di perangkat Anda dan tidak dikirim ke mana pun.

Simulasi: berapa lama uang pesangon Anda bertahan?

Asumsi: hasil investasi rata-rata 5% per tahun, kebutuhan naik 3% per tahun. Hasil ini perkiraan, bukan janji.

Sisa pesangon kira-kira bertahan:4,5 tahun

Urutan penggunaan pesangon: 5 langkah

Penerima pesangon punya dua hal yang tidak dimiliki penerima JHT: pajak yang lebih berat dan sering kali sisa utang dari masa kerja. Karena itu urutannya sedikit berbeda dari panduan memilih deposito atau SBN yang hanya bicara soal tempat menaruh uang.

1

Pastikan angka bersih dan jadwal pembayarannya

Minta rincian tertulis dari HRD: uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak, potongan kompensasi program pensiun kalau ada, dan PPh final yang dipotong. Periksa juga apakah pembayarannya sekaligus atau dicicil. Pajak final hanya berlaku kalau seluruh pembayaran selesai paling lama dalam 2 tahun kalender. Kalau lewat, bagian yang dibayar di tahun ketiga dipotong dengan tarif umum yang lebih tinggi.

TipsKalau angka di slip berbeda jauh dari hitungan Anda, tanyakan dasar upahnya. Pesangon dihitung dari upah pokok ditambah tunjangan tetap, bukan dari total gaji yang termasuk lembur dan uang makan harian.
2

Lunasi utang yang bunganya lebih tinggi dari SBN

Ini langkah yang tidak ada di panduan JHT pada umumnya, padahal paling sering berdampak besar untuk penerima pesangon. Banyak orang pensiun dengan sisa KPR, cicilan mobil, atau kartu kredit. Melunasi utang berbunga 10% sama saja dengan mendapat “imbal hasil” 10% tanpa risiko. Tidak ada instrumen aman yang memberi hasil setinggi itu.

Patokannya sederhana: kalau bunga utang lebih tinggi dari imbal hasil bersih SBN ritel (sekitar 6,1% per tahun per September 2026), lunasi. Kalau lebih rendah, misalnya KPR bunga tetap 5%, boleh dipertahankan asal cicilannya masuk ke anggaran bulanan.

TipsSetelah utang lunas, catat berapa pengeluaran bulanan yang hilang. Angka itu langsung mengurangi kebutuhan yang harus ditutup dari pesangon.
3

Sisihkan dana darurat di tempat yang dijamin LPS

Setelah utang beres, pisahkan dana darurat 6 sampai 12 bulan pengeluaran. Taruh di tabungan dan deposito bank umum yang bunganya tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, yaitu 3,75% untuk bank umum pada periode Juli sampai September 2026. Simpanan sampai Rp2 miliar per nasabah per bank dijamin selama syarat itu terpenuhi. Angka periode berikutnya bisa Anda cek di situs resmi LPS.

4

Jadikan porsi terbesar sumber pendapatan bulanan

Porsi terbesar pesangon sebaiknya menjadi pengganti gaji yang tidak mengurangi pokok. SBN ritel adalah pilihan paling masuk akal: dijamin negara, kupon dibayar tiap bulan, dan bisa dibeli mulai Rp1 juta. Sukuk Ritel SR025 yang ditawarkan Agustus sampai September 2026 memberi imbalan 6,8% per tahun untuk tenor 3 tahun, atau sekitar 6,12% bersih setelah pajak 10%.

Seri berikutnya, SBR015, dibuka 28 September sampai 22 Oktober 2026. Kuponnya mengambang dengan batas bawah, jadi cocok kalau Anda khawatir suku bunga naik.

TipsBagi ke beberapa seri dengan jatuh tempo berbeda. Dengan begitu selalu ada dana yang kembali dalam 1 sampai 2 tahun tanpa perlu menjual di pasar sekunder.
5

Baru sisakan porsi kecil untuk tumbuh dan warisan

Sisa sekitar 10% boleh diarahkan ke emas atau reksa dana untuk melawan inflasi, yang per Agustus 2026 tercatat 3,19% setahun. Pakai hanya uang yang tidak Anda butuhkan minimal 7 tahun. Untuk warisan, pokok SBN yang kembali utuh saat jatuh tempo sudah menjadi bekal yang rapi. Tidak perlu membagikan pesangon ke anak sekarang.

Simulasi: pesangon bersih Rp300 juta, dibagi bagaimana?

Bu Wati, 56 tahun, pensiun dari perusahaan distribusi di Surabaya. Setelah pajak, pesangon yang masuk rekening Rp300 juta. Ia masih punya sisa KPR Rp80 juta dengan bunga mengambang sekitar 10% dan cicilan Rp1,9 juta per bulan. Kebutuhan rumah tangga termasuk cicilan itu Rp6 juta sebulan, dan belum ada pemasukan lain.

Pembagian pesangon bersih Rp300 juta Bu Wati
LangkahTempatJumlahEfek per bulan
Lunasi utang mahalPelunasan KPR bunga 10%Rp80 jutaKebutuhan turun Rp1,9 juta
Dana daruratTabungan dan deposito bank umumRp40 jutaTidak diandalkan
Pendapatan bulananSBN ritel tenor 3 dan 5 tahunRp140 juta± Rp714 ribu masuk
Cadangan tarik 5 tahunDeposito bergulir atau reksa dana pasar uangRp30 jutaRp500 ribu ditarik
PertumbuhanEmas atau reksa dana jangka panjangRp10 jutaTidak disentuh
TotalRp300 juta± Rp1,2 juta masuk

Melunasi KPR memangkas kebutuhan Bu Wati dari Rp6 juta menjadi Rp4,1 juta. Itu langkah dengan efek paling besar di tabel ini, lebih besar dari semua kupon SBN digabung. Tapi lihat baris terakhir: pemasukan dari pesangon hanya sekitar Rp1,2 juta, sementara kebutuhannya Rp4,1 juta. Masih ada selisih sekitar Rp2,9 juta setiap bulan.

Kalau selisih itu terus ditutup dari pokok, sisa dana Rp220 juta habis dalam sekitar 4,8 tahun. Kalau selisih Rp2,9 juta bisa ditutup dari penghasilan lain, sisa dana yang sama bertahan hampir 19 tahun. Satu keputusan ini lebih menentukan dari pilihan instrumen mana pun.

Pesangon menjaga modal Anda. Penghasilan dari aset yang menutup selisihnya.

Kasus Bu Wati biasa terjadi: pesangon sudah dibagi rapi, tapi masih kurang beberapa juta setiap bulan. Kebanyakan pensiunan sebenarnya memegang sumber penghasilan yang belum dipakai: kamar kosong, rumah, kendaraan, garasi, sampai keahlian dan pengalaman kerja puluhan tahun.

Panduan Cuan dari Aset kami susun untuk pensiunan yang ingin mengubah aset dan keahlian itu menjadi penghasilan rutin tanpa menyentuh uang pesangon. Menutup selisih Rp2 sampai 3 juta per bulan dari sini bisa membuat pesangon Anda bertahan belasan tahun lebih lama.

Lihat panduan Cuan dari Aset (Rp99.000)

Produk digital dari Pensiun.Pro. Harga sekali bayar, tanpa langganan.

Pajak pesangon: contoh angka bersih

Karena tarifnya berlapis, selisih antara pesangon kotor dan bersih bisa besar. Tabel ini memakai tarif PPh final PP 68/2009 untuk pesangon yang dibayar sekaligus. Hitungan lengkap dari masa kerja dan upah kami bahas di panduan cara menghitung pesangon pensiun karyawan swasta.

PPh final pesangon yang dibayar sekaligus
Pesangon kotorPajakDiterima bersihTarif efektif
Rp100 jutaRp2,5 jutaRp97,5 juta2,5%
Rp250 jutaRp25 jutaRp225 juta10%
Rp400 jutaRp47,5 jutaRp352,5 juta11,9%
Rp700 jutaRp112,5 jutaRp587,5 juta16,1%

Pesangon vs JHT: kenapa perlakuannya berbeda?

Dua dana yang sering cair bersamaan saat pensiun
HalPesangonJHT BPJS Ketenagakerjaan
Siapa yang membayarPerusahaanBPJS Ketenagakerjaan dari iuran Anda dan perusahaan
Pajak tertinggi25% untuk bagian di atas Rp500 juta5% untuk bagian di atas Rp50 juta
Bisa dicicilBisa, dan pajak berubah jika lewat 2 tahun kalenderDibayar sekaligus
Bisa dikurangiBisa, oleh iuran program pensiun perusahaan (Pasal 58 PP 35/2021)Tidak
Risiko terlambatTergantung kondisi keuangan perusahaanRendah, dibayar paling lama 5 hari kerja setelah berkas lengkap

5 cara pesangon habis sebelum waktunya

Kesalahan yang paling sering, dan penggantinya
KebiasaanKenapa berbahayaYang lebih aman
Merencanakan dari angka kotorPajak 15% sampai 25% hilang dari rencanaHitung dari angka bersih di rekening
Membiarkan utang mahal jalan terusBunga utang lebih besar dari hasil investasi amanLunasi utang yang bunganya di atas SBN
Langsung membuka usaha besarTidak ada gaji untuk menambal kerugian tahun pertamaUji dengan maksimal 10% dana
Membeli mobil atau renovasi besar di bulan pertamaMengambil dana yang seharusnya jadi pengganti gajiTunggu 12 bulan, pakai dari lapisan pertumbuhan
Menerima tawaran investasi dari kenalanPenerima pesangon adalah sasaran favorit penipuanCek legalitas lewat Kontak OJK 157 dan tolak imbal hasil jauh di atas SBN

Checklist sebelum pesangon dibagi

  • Rincian tertulis pesangon, UPMK, UPH, dan potongan pajak sudah di tangan.
  • Jadwal pembayaran jelas: sekaligus atau dicicil, dan selesai dalam 2 tahun kalender.
  • Daftar semua utang beserta bunganya sudah dibuat.
  • Pengeluaran bulanan dihitung dari rekening koran 3 bulan terakhir.
  • Dana darurat sudah dipisah ke rekening lain.
  • Akun di mitra distribusi SBN ritel sudah siap.
  • Tidak ada keputusan besar dalam 30 hari pertama.

Pertanyaan yang sering diajukan

Uang pesangon pensiun sebaiknya untuk apa?

Uang pesangon pensiun sebaiknya dipakai untuk melunasi utang yang bunganya lebih tinggi dari SBN, menyiapkan dana darurat 6 sampai 12 bulan, lalu dijadikan sumber pendapatan bulanan di instrumen yang dijamin negara seperti SBN ritel. Porsi kecil sekitar 10 persen boleh untuk emas atau reksa dana jangka panjang.

Berapa pajak uang pesangon pensiun?

Pesangon yang dibayar sekaligus dikenai PPh final berlapis: 0 persen sampai Rp50 juta, 5 persen untuk bagian Rp50 juta sampai Rp100 juta, 15 persen untuk bagian Rp100 juta sampai Rp500 juta, dan 25 persen untuk bagian di atas Rp500 juta. Pesangon Rp250 juta misalnya dipotong sekitar Rp25 juta.

Apakah pesangon bisa dikurangi karena ada DPLK dari perusahaan?

Bisa. Pasal 58 PP 35/2021 membolehkan iuran yang dibayar perusahaan ke program pensiun diperhitungkan sebagai bagian dari pesangon dan uang penghargaan masa kerja. Jika manfaat program pensiun lebih kecil, perusahaan wajib membayar selisihnya.

Lebih baik pesangon untuk melunasi KPR atau disimpan?

Jika bunga KPR lebih tinggi dari imbal hasil bersih SBN ritel yang sekitar 6,1 persen per tahun pada September 2026, melunasi KPR biasanya lebih menguntungkan dan menurunkan kebutuhan bulanan. Jika bunga KPR tetap dan rendah, cicilan boleh dipertahankan selama masuk ke anggaran.

Berapa penghasilan bulanan dari pesangon Rp300 juta?

Jika seluruh Rp300 juta ditaruh di SBN ritel dengan imbalan 6,8 persen dan pajak 10 persen, pemasukannya sekitar Rp1,53 juta per bulan tanpa mengurangi pokok. Di deposito bank umum 3,75 persen dengan pajak 20 persen, hasilnya sekitar Rp750 ribu per bulan.

Apakah pesangon yang dicicil perusahaan pajaknya berubah?

Ya. Pajak final hanya berlaku jika seluruh pembayaran selesai paling lama dalam 2 tahun kalender. Bagian yang dibayar pada tahun ketiga dan seterusnya dipotong dengan tarif umum Pasal 17 UU PPh.

Apakah pesangon boleh dipakai untuk modal usaha?

Boleh, tetapi batasi modal uji coba sekitar 10 persen dari dana. Pensiunan tidak punya gaji untuk menambal kerugian, jadi mulai kecil dan tambah modal hanya dari keuntungan usaha yang sudah terbukti.

Tentang panduan ini

Disusun oleh Redaksi Pensiun.Pro dan diperiksa terhadap PP 35/2021, PP 68/2009, data BPS, LPS, dan pengumuman SBN ritel Kementerian Keuangan per September 2026. Aturan, suku bunga, dan tabel bisa berubah, jadi kami meninjau halaman ini setiap kali ada angka baru. Panduan ini bersifat edukasi, bukan nasihat hukum, pajak, atau investasi pribadi. Menemukan angka yang sudah tidak sesuai? Beri tahu kami lewat halaman kontak Pensiun.Pro.

Sumber rujukan

  1. Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2009, tarif PPh final pesangon berlapis 0%, 5%, 15%, dan 25%.
    https://jdih.kemenkeu.go.id/api/download/fulltext/2009/68TAHUN2009PP.htm
  2. DDTCNews, batas 2 tahun kalender untuk pajak final pesangon.
    https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1795077/pesangon-phk-dibayarkan-bertahap-pajaknya-bisa-bersifat-tidak-final
  3. Hukumonline, Pasal 56 dan Pasal 58 PP 35/2021 tentang hak pekerja pensiun dan kompensasi program pensiun.
    https://www.hukumonline.com/klinik/a/simulasi-perhitungan-uang-pensiun-karyawan-swasta-lt633d2d66977cc/
  4. Lembaga Penjamin Simpanan, cakupan penjaminan sampai Rp2 miliar per nasabah per bank.
    https://lps.go.id/lps-pertahankan-tingkat-bunga-penjaminan-guna-menjaga-kepercayaan-masyarakat-dan-memperkuat-stabilitas-perbankann/
  5. Bisnis.com, TBP bank umum 3,75% dan BPR 6,25% untuk 1 Juli sampai 30 September 2026.
    https://finansial.bisnis.com/read/20260625/90/1983311/breaking-lps-naikkan-bunga-penjaminan-simpanan-rupiah-25-bps
  6. Bareksa, imbalan SR025 6,8% dan 6,9% serta simulasi kupon bersih, berdasarkan data DJPPR Kemenkeu.
    https://www.bareksa.com/berita/sbn/2026-08-21/sr025-sudah-bisa-dibeli-imbal-hasil-68-69-tertinggi-sejak-2020-ini-simulasi-kupon-bersih/amp
  7. Bank Mandiri, jadwal penawaran SBR015 pada 28 September sampai 22 Oktober 2026.
    https://www.bankmandiri.co.id/en/jadwal-sbn
  8. Badan Pusat Statistik, inflasi tahunan Agustus 2026 sebesar 3,19%.
    https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2026/09/01/2611/inflasi-year-on-year–y-on-y–pada-agustus-2026-sebesar-3-19-persen-.html

Bagikan bacaan ini

Kirim kepada keluarga atau teman yang mungkin membutuhkannya.

Produk Terbaru dari Toko Pensiun Pro

Alat dan panduan pilihan untuk menemani masa pensiun Bapak dan Ibu — langsung dari Toko Pensiun Pro.

Lihat semua produk di Toko Pensiun Pro ↗